Advertisement
Jagat maya dihebohkan dengan video seorang pengendara sepeda motor yang melintas di atas trotoar di kawasan Jalan Kartini, Kota Depok, dan terlibat adu mulut dengan seorang pejalan kaki. Insiden tersebut menjadi salah satu perbincangan paling viral di Depok pada hari ini setelah pelaku mengaku sebagai anggota TNI saat ditegur.
Peristiwa itu terjadi ketika seorang pejalan kaki menegur pengendara yang menggunakan jalur pedestrian untuk melintas dengan melawan arah. Bukannya meminta maaf, pengendara tersebut justru memarahi pejalan kaki dan sempat mengaku sebagai anggota TNI, sehingga memicu reaksi keras dari masyarakat setelah rekaman video kejadian tersebar luas di media sosial.
Menanggapi viralnya video tersebut, Komandan Kodim 0508/Depok, Kolonel Infanteri Ginanjar Wahyutomo, memastikan bahwa pria yang bersangkutan bukan merupakan anggota TNI aktif. Setelah dilakukan penelusuran, pelaku diketahui bernama Syaiful Anwar, seorang karyawan swasta yang bekerja di bidang marketing dan berdomisili di wilayah Pancoran Mas, Depok.
Kodim 0508/Depok kemudian meminta pelaku untuk memberikan klarifikasi kepada publik. Dalam video permintaan maaf yang beredar, Syaiful mengakui kesalahannya, menegaskan bahwa dirinya bukan anggota TNI, serta menyampaikan penyesalan karena telah membawa nama institusi TNI dalam peristiwa tersebut.
Selain meminta maaf kepada institusi TNI, pelaku juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para pejalan kaki, karena telah menggunakan trotoar secara tidak semestinya dan berkendara melawan arah. Ia berharap masyarakat dapat menerima permohonan maaf yang disampaikannya.
Pihak Kodim 0508/Depok turut mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas serta tidak mencatut nama institusi negara demi kepentingan pribadi. Kasus ini menjadi pengingat bahwa trotoar merupakan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki dan harus dihormati penggunaannya demi keselamatan serta kenyamanan bersama.
